Enea Bastianini Punya Alasan Tampil Agresif! Tapi Akhirnya Tidak Berani Ambil Resiko

Enea Bastianini | Pic: MotoGP

BalapMotor.Net – Pertarungan Enea Bastianini melawan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dalam balapan MotoGP Malaysia pekan lalu memang berlangsung dengan seru dan membuat deg-degan.

Khususnya bagi squad Ducati yang berharap Pecco dapat meraih gelar juara dunia musim ini. Bestia yang membawa nama Gresini tampil ngotot dan beberapa kali melakukan manuver dengan Pecco.

LENKA MiniGP SSS Racing

Satu kesalahan bisa berakibat fatal karena Fabio Quartararo tepat dibelakangnya. Namun, Bestia akhirnya tidak mau mengambil resiko di lap-lap terakhir. Terlebih sudah ada pesan pada dashboard motornya.

Saya mencoba segalanya untuk menyalip Pecco di lap terakhir, tetapi itu tidak mungkin. Saya sudah tidak memiliki traksi ban yang bagus, jadi itu agak berbahaya dan terkadang anda harus melihat hal lain,” ungkap Bastianini.

Enea Bastianini bertarung dengan Pecco Bagnaia | Pic: MotoGP

Namun sebelum itu, penampilan Bestia yang ngotot bukan tanpa sebuah alasan. Pasalnya ia masih berpeluang menjadi juara dunia karena tertinggal 42 poin dan masih ada 50 poin. Hal itu juga diungkapkan oleh manager Carlo Pernat.

Sebelum GP Malaysia, Enea masih berpeluang juara dunia karena masih ada 50 poin yang diperebutkan. Jika Bagnaia dan Fabio tanpa poin di Sepang, tentu peluang Enea di Valencia juga sama,” kata Pernat dilansir dari speedweek.

Sekarang peluangnya jelas sudah tertutup. Tapi Enea akan berjuang merebutkan peringkat ketiga yang saat ini ditempati oleh Aleix Espargaro dengan selisih satu poin. “Mari kita lihat apa yang bisa kita lakukan di Valencia. Kami harus tetap fokus dan mendapatkan hasil yang maksimal,” jelas Bestia.

GM-helm VND Racing PARD