Debut Pertama di Suzuka 8 Hours, Miller Gagal Persembahkan Podium

Debut Pertama di Suzuka 8 Hours, Miller Gagal Persembahkan Podium
Miller gagal berikan podium pada timnya di ajang Suzuka 8 Hours tahun ini | Foto: Crash

BalapMotor.Net – Jack Miller gagal berikan podium di balap ketahanan Suzuka 8 Hours. Pembalap Australia yang tergabung dengan tim MuSASHi RT HARC-PRO Honda harus akui keunggulan Yamaha yang berhasil keluar jadi juara di ajang balap ketahanan ini selama tiga kali berturut-turut.

Awalnya dengan menggunakan motor CBR1000RR SP2 Miller optimis, namun karena balapan yang sangat melelahkan mental dan fisik ini, membuat Jack Miller yang tak terbiasa mulai kelelahan dan motor pun sempat mengalami masalah yang membuat performa tim semakin tak terkendali.

“Kami tak beruntung tahun ini,” kata Miller. “Di tahap awal kami kuat, tetapi kami kehilangan satu menit lebih. Setelah itu, kami berhasil percepat laju dan selesaikan balapan. Dengan berhasil berada di urutan keempat, itu tidak terlalu buruk. Secara fisik dan mental saya lelah. Itu sulit, apalagi saat tertinggal. Ini adalah balap ketahanan pertama saya, jadi ini hari yang istimewa. Saya menikmatinya, lain kali saya ingin menang,” tambahnya.

SSS Racing

Sementara itu, Nakagami meminta maaf kepada tim karena terjatuh saat ingin mengejar Michael van der Mark. Pembalap Moto2 asal Jepang inginkan bisa kembali ikuti balapan ini, untuk membalaskan dendamnya.

“Saya kecewa dengan hasilnya,” kata Nakagami. “Sulit untuk menggambarkan perasaan, tetapi ini kesalahan saya ketika terjatuh. Saya memiliki kecepatan, dan ingin mengejar Michael (van der Mark) yang memimpin, dan saya merasa layak untuk bisa bertarung. Namun, saya berada di luar jalur. Saya meminat maaf untuk tim dan Honda. Suzuka 8 Hours adalah pengalaman saya yang luar biasa, saya berharap bisa balapan lagi,” tambahnya.

Pada Suzuka 8 Hours tahun ini, semakin kompetitif. Yamaha, Kawasaki, dan Honda terus berlomba bersaing untuk raih gelar juara. Namun, Yamaha yang telah melakukan persiapan dengan matang dan di dukung oleh para pembalap yang sudah punya pengalaman untuk balapan ketahanan akhirnya mampu raih titel ketiganya secara beruntun. [Deni]

GM-helm PARD