Comeback Manis Cal Crutchlow Pasca Cedera, Podium Ketiga MotoGP Qatar

comeback-manis-cal-crutchlow-pasca-cedera-podium-ketiga-motogp-qatar
Comeback manis Cal Crutchlow pasca cedera parah | Foto: motorsport
Yamaha

BalapMotor.Net – Cal Crutchlow berhasil melakukan comeback manis, setelah mengalami kecelakaan parah di sesi free practice MotoGP Australia musim lalu. Cruthlow alami patah pada pergelangan kakinya, dan harus absen cukup lama.

Usai menjalani masa rehabilitasi pasca operasi cederanya, Crutchlow pertama kali merasakan duduk di atas motor pada tes pra-musim Sepang, Februari lalu. Kondisi yang belum fit, membuat ia alami kesulitan. Hal ini berimbas pada ketidak percayaan dirinya untuk menghadapi balapan pertama di Qatar.

Crutchlow sempat khawatir tak mampu meraih hasil bagus di MotoGP Qatar. Start keenam ditambah masih harus merasakan sakit, Cruthlow berhasil lampaui ekspektasinya. Finis ketiga, menempel ketat Dovizioso dan Marquez.

“Senang bisa kembali balapan di MotoGP, apalagi berhasil naik podium. Kami sudah bekerja keras sepanjang akhir pekan ini, karena tes sedikit membuang-buat waktu bagi saya, dan akhir pekan ini juga sulit buat kami,” ucap Cal Crutchlow dikutip dari laman motorsport.com.

“Jika Anda bertanya usai warm-up, setelah saya menempati posisi 13 atau 14, apakah saya punya kans naik podium, saya akan tertawa. Sepertinya di setiap balapan MotoGP, selalu terjadi pertarungan yang menyenangkan untuk berada di dalamnya. Sangat menyenangkan bisa balapan, dan jujur, berhasil naik podium seperti mimpi buat saya. Kami tak tahu akan kembali ke satu titik, apalagi kembali dan menjadi kompetitif,” tambahnya.

Pembalap LCR Honda ini lebih lanjut menyebutkan bahwa yang menjadi prioritasnya pasca alami kecelakaan parah di sesi free practice MotoGP Australia, memulihkan cedera agar kembali menjalani kehidupan normal, bahkan pada satu tahap, ia tidak yakin bisa berjalan lagi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya, akhirnya bisa berjalan lagi, bisa turun balapan (lagi). Ini bukanlah poses yang mudah. Pada awalnya baik-baik saja. Duduk dan menonton balapan MotoGP, saya baik-baik saja, saya menerimanya. Tetapi setelah ketika saya tidak bisa berjalan, itu sulit,” papar pembalap LCR Honda yang satu ini.

“Saya akhirnya bisa mengendarai motor sepanjang minggu tanpa masalah, tetapi saya tidak bisa berjalan. Saya tidak tahu apakah akan bisa berjalan lagi. Mereka memberi tahu saya akan melakukannya, tetapi ketika Anda merasa sangat sakit, Anda tidak tahu. Saya ingin kehidupan normal, bisa berjalan, dan saya inginkan itu. Bonusnya (bahwa) saya masih bisa balapan motor,” lanjutnya. [DK]

SSS Racing GM-helm