Bos Tech 3 Diam-Diam Terkesima Marquez Dan Lorenzo

BalapMotor.Net – Diam diam, bos besar tim Monster Yamaha Tech 3 Herve Poncharal terkesima oleh pembalap Repsol Honda. Dirinya mengagumi cara berkendara Marc Marquez. Namun selain Marquez bos besar Yamaha Tech juga mengagumi pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo.  Tetap, Poncharal memilih pembalap 22 tahun Marc Marquez.

Kita tau, Marquez adalah pembalap muda berbakat. Pembalap dengan nama lengkap Marc Marquez Alenta ini awali karir kejuaraan pada tahun 2008 di kelas 125cc. Namanya mulai terdengar setelah naik ke kasta tertinggi MotoGP. Pembalap dengan nomor 93 ini bergabung bersama tim Repsol Honda untuk menggantikan salah satu pembalapnya Casey Stoner yang pensiun dini.

Saat pertama naik di kelas MotoGP, penampilan baik dipertontonkan pembalap asal Spanyol tersebut. Dirinya langsung menjadi juara dunia MotoGP 2013. Gaya bermain yang cukup berani membuat dirinya angkat piala pertama dikancah MotoGP. Ini menjadi alasan mengapa bos Yamaha Tech 3 suka dengan Marquez.

SSS Racing

“ Bagi saya, Marquez pembalap yang paling menarik untuk ditonton. Dia adalah jenis pemblapa yang membuat saya suka dengan segala sesuatunya,” ujar Poncharal kepada Crash.Net.

Herve Poncharal

Poncharal sendiri juga membandingkan Marquez dan Jorge Lorenzo. Dirinya menganggap ada kesamaan dari keduanya, namun ada juga perbedaan dari keduanya. “ Saya pikir Marquez memiliki kecepatan yang sama dengan Lorenzo. Tapi cara mereka mengembangkan kinerja itu sangat berbeda,” lanjut bos Yamaha Tech 3.

Selain Marquez  Ponchalar juga kagumi Lorenzo. Ponchalar juga ada pandangan khusus untuk Lorenzo. Sempat terpikir buruk mengenai Marquez belakangan ini. Terlebih atas beberapa insiden yang dilakukannya ketika balapan MotoGP atau beberapa balapan diluar sana. Namun ini tidak menjadi masalah, meski ada ketidak yakinan kepada Marquez.

“Aku suka juga dengan permainan Jorge begitu bersih dan teknis. Mengenai Marquez, dia mengatakan bahwa dirinya akan belajar dari kesalahannya. Sebenarnya saya tidak begitu yakin setelah beberapa kejadian crash,” tutup Ponchalar. Namun dengan tertariknya, apakah Ponchalar akan mencoba merayu salah satu dari mereka untuk bergabung?, sepertinya susah. Secara mereka berdua masih jadi andalan dari tim utama 2 pabrikan besar, ya pasti sulit dong. [ dewa ] foto : MotoGP

GM-helm PARD