Balas Dovizioso, Jorge Lorenzo: Dia Iri Sejak di Kelas 250cc Dan Saya Telah Mengalahkannya 9 Kali di MotoGP

Andre Dovizioso Dan Jorge Lorenzo |Foto: MotoGP

BalapMotor.Net – Jorge Lorenzo kini membalas sindiran dari Andrea Dovizioso yang sebelumnya Andrea Dovizioso belum lama ini membuat sebuah pernyataan yang menyindir Lorenzo.

Ya, Perselisihan antara Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo masih terus berlanjut, meski keduanya tidak lagi berada di lintasan balap. Dovi mengaku tidak tahu apa yang dipikirkan Lorenzo, sehingga terus membencinya hingga saat ini.

“Aku tak bisa bilang itu karena fakta bahwa dia tidak bisa beradaptasi selama 2 tahun memakai motor yang sama denganku,” ujar Dovi dikutip dari Paddock-GP.com.

SSS Racing

Pernyataan Dovi pun akhirnya sampai di telinga Lorenzo, setidaknya melalui salah satu pengikutinya di Instagram yang menanyakan hal tersebut. Menanggapi pertanyaan tersebut, Lorenzo menjawab bahwa persaingannya dengan Dovi tidak bermula di Ducati.

Jorge Lorenzo Ducati |Foto: MotoGP

“Dia iri padaku sejak di kelas 250 cc. Tapi saya pernah memberi kesempatan untuk memperbaiki hubungan kami,” tulisnya melalui story di akun Instagramnya @jorgelorenzo99.

“Di musim pertama saya di Ducati, saya mengucapkan selamat saat ia meraih podium. Tapi balasan yang saya dapatkan adalah kata-kata negatif kepada saya,” sambungnya.

Persaingan memanas pada pada 2006 dan 2007, dimana Dovi menjadi runner-up kejuaraan kelas 250 cc sementara Jorge Lorenzo menjadi juara. Pada 2008 keduanya sama-sama naik kelas ke MotoGP, Dovi bergabung dengan Honda sementara Lorenzo ditarik Yamaha.

“Saya mengerti itu menyakitkan untuk Dovi, karena Ducati memutuskan merekrut seorang juara dunia dan membayar lebih banyak darinya. Tapi kenyataannya saya mengalahkannya di kelas 250 cc dan 9 kali di MotoGP,” tulis Lorenzo.

Pembalap asal Spanyol itu juga menyebutkan, ia membuat penampilan yang bagus saat memasuki tahun keduanya bersama Ducati. Namun sayangnya, cedera menghentikan perkembangan Lorenzo di Ducati.

“Jadi Andrea ‘tersayang’, Anda dan dunia juga tahu bahwa kurangnya simpati tidak muncul karena Anda memenangkan saya di tahun pertama beradaptasi dengan Ducati. Ini normal, karena saya akan menang di masa depan jika saya terus bersama Ducati. Selamat Natal,” pungkasnya.

GM-helm PARD