ANVINTIA BLUSSENS PAKAI KATUP PNEUMATIC DI MESIN KAWASAKI HASILNYA?

GM-helm

Hector Barbera pembalap MotoGP penunggang kuda besi CRT Anvintia Blussens, mencoba untuk pertama kalinya teknologi katup Pneumatic pada mesin Kawasaki di sasis FTR di seri Misano kemarin. Namun belum dapat membuat hasil yang memuasakan meskipun teknologi Pneumatic Valve ini sebenarnya mampu membuat kuda besi berlari lebih mantap.
Saat babak kualifikasi Barbera yang satu-satunya rider di tim ini hanya mampu bertengger diposisi ke-17 dan hanya mampu menyelesaikan 25 lap saja dan tidak finish.

“Saya senang dengan fakta telah digunakan untuk pertama kalinya mesin baru tetapi  sayang tidak mampu membuat hasil yang baik  dari itu,” kata Barbera.“Kami telah menguji banyak hal untuk menyesuaikan pengaturan dengan respon mesin baru tapi kami belum berhasil.“Kami telah memiliki banyak berceloteh dan yang tidak memungkinkan kita untuk menjadi cepat. Ini sangat disayangkan, karena mesin lebih baik di semua rentang dan saya berpikir bahwa kita bisa sangat kompetitif dengan itu, tapi hari ini kita belum mampu untuk mengambil keuntungan dari itu. ” 



Pengembangan mesin memang menjadi lebih halus dengan katup model pneumatic yang telah di gunakan oleh motor prototype tim pabrikan . Manfaat katup pneumatik yang signifikan yaitu membuat gesekan lebih ringan, kepala silinder juga menjadi lebih ringan karena menurunkan gravitasi, jadi mesin bisa berkitir lebih kuenceng. 

Dengan pengembangan ini meskipun belum membuahkan hasil yang signifikan di Misano kemarin, namun pihak Anvintia mengungkapkan bahwa timnya tahun depan akan tetap menggunakan basis mesin Kawasaki ZX-10R dengan sasis FTR daripada beralih menggunakan versi privater dari Honda dan Yamaha maupun dengan Aprilia yang di tahun depan juga akan menggunakan katup pneumatik dan juga SSG buat mesin Aprilia RSV yang saat ini satu-satunya mesin yang mampu melawan prototype, buktinya kemarin Pol Espargaro mampu Start dari grid ke-enam. Penggunaan mesin Kawasaki di Musim ini ada dua tim yang menggunakan  yaitu tim Forward Racing dan Anvintia Blussens, namun  buat tahun depan Forward Racing telah menyepakati akan menggunakan mesin Yamaha versi privater. DL


–>

SSS Racing