Alberto Puig Masih Optimis Meskipun Pembalap Honda Terpuruk di Dua Ronde Awal

Alberto Puig, manajer tim Repsol Honda | Foto : MotoGP

BalapMotor.Net – Usai menjalani musim yang berat di MotoGP musim 2020, Honda kembali tertatih-tatih di awal musim 2021. Honda meninggalkan Qatar (seri 1 dan 2) dengan menempati posisi terakhir di tabel konstruktor.

Pada MotoGP seri ke 2, Pol Espargaro hanya menempati posisi ke 13 serta Stefan Bradl di posisi ke 14. Sementara itu duet LCR Honda (Takaaki Nakagami dan Alex Marquez) masih gagal meraih poin.

Meski hasil minor masih menghiasi awal musim 2021, Alberto Puig, manajer tim Repsol Honda Team, Mencoba melihat Hal ini dalam sudut pandang Positif. Mantan pembalap asal Spanyol tersebut mengapresiasi selama 2 akhir pekan di Qatar.

SSS Racing

“Seperti biasa, strateginya adalah mencoba membuat start yang baik dan kemudian mengikuti kelompok utama bertarung dalam memimpin. Sayangnya, Stefan melakukan kesalahan di awal dan kehilangan keunggulan yang dimilikinya saat kualifikasi.” Tukas Alberto Puig yang dikutip dari situs speedweek

“Mengenai Pol, ia memulai dengan baik. Ini sangat penting karena memungkinkan Pol menghindari masalah di Tikungan 1 seperti yang telah dilakukannya di balapan sebelumnya.“ Lanjutnya

Pol Espargaro (MotoGP)

Terlepas dari kurang performnya Pol Espargaro, Puig menyoroti kecepatannya dan fakta bahwa ia telah melewati garis finis hanya enam detik di belakang juara MotoGP seri ke 2 yaitu pembalap Prancis Fabio Quartararo.

“Ya, hal positifnya adalah meskipun ada beberapa kesalahan yaitu melebar di trek dua kali, Pol Espargaro finis hanya enam detik di belakang pemenang dan empat detik dari lima besar.” Lanjutnya

“Kami memang belum sampai di (level) sana, tetapi perbedaannya tidak besar, kami tidak mencoba menutup celah 20 detik. Ada beberapa area yang lebih kecil untuk dikerjakan dan kemudian kita akan sampai di sana.“ Ujarnya lebih lanjut

Alberto Puig juma tetap mengevaluasi tim LCR Honda dimana 2 pembalapnya Takaaki Nakagami dan Alex Marquez sama sekali belum menyumbangkan poin setelah melewati 2 seri.

“Sangat disayangkan, Hasil keseluruhan (LCR Honda) sekali lagi adalah poin negatif dari Grand Prix, kesalahan dan jatuhnya Álex Marquez di pertengahan balapan.” Kritisnya

Dan Puig Pun mengakhiri Evaluasinya secara general dengan memberikan kesimpulan sementara bahwa Sirkuit Losail sekali lagi menegaskan laypout sirkuit Losail Qatar tidak sesuai dengan karakteristik Honda

“Balapan ini tidak pernah mudah bagi kami, Sekarang kami kembali ke Eropa dan memulai tantangan baru di Portugal. Dengan apa yang telah kami pelajari di Qatar dan bekerja untuk meningkatkan diri di masa depan, “tutup Alberto Puig Penuh Optimisme

GM-helm PARD