Alami Gangguan Kelistrikan, Tim Meminta Maaf Kepada Davies

Alami Gangguan Kelistrikan, Tim Meminta Maaf Kepada Davies
Aruba.it Racing minta maaf atas masalah kelistirkan pada motor Davies | foto: Crash

BalapMotor.Net – Chaz Davies merasa kecewa, saat kemenangan yang sudah di depan mata saat Race (1) di Assen gagal karena masalah pada kelistrikan, tim Aruba.it Racing pun akhirnya meminta maaf atas masalah yang membuat pembalapnya gagal finish.

Davies mengawali balapan di Assen dengan sangat luar biasa, dengan menungguli jawara Assen musim lalu Jonathan Rea, namun dewi fortuna belum berpihak pada Davies, saat mendekati akhir balapan, motornya bermasalah dan melamba, Davies pun harus mengakhiri balapan lebih awal, dan di WorldSBK 2017 jadi kedua kalinya Davies gagal finish.

Kegagalan Davies membuat posisinya tergelincir ke urutan keempat klasemen sementara WorldSBK 2017, sementara Rea semakin mantap di puncak, kini jarak Davies dengan Rea menjadi 59 poin, meski begitu Davies tetap optimis untuk bisa raih hasil maksimal di Race (2).

SSS Racing

“Saya tampil dengan ritme saya dan tentunya cepat, terutama di lap awal,” kata Davies. “Meskit begitu, kami berjuan di beberap area, dan saya tidak ingin membuat kesalahan, jadi saya mencoba tampil ngotot, tetapi sayangnya kami justru gagal, ini mengecewakan, meski kita tak pernah tahu hasilnya, tetapi ini putaran yang mengecewakan. Meski ada juga yang mengatakan kalau balapan sudah bagus,” tambahnya.

“Kami perlu membuat perubahan penting dalam semalam, dan mudah-mudahan kami bisa bertarung untuk memenangkan Race (2) dan membuat ini menjadi jauh lebih baik,” tutup Davies.

Direktur proyek Ducati WorldSBK Ernesto Marinelli mengatakan tim telah meminta maaf atas adanya masalah kelistrikan tersebut dan bertekad untuk membantu Davies menebus kesalahannya dalam balapan Race (2) di Assen.

“Kami sangat prihatin atas apa yang terjadi pada Chaz saat dia memperjuangkan kemenangan,” kata Marinelli. “Dia sudah balapan dengan hebat, dan kami tidak bisa meminta lebih. Ini adalah pukulan besar bagi kita semua, tapi kita ingin segera bereaksi untuk bangkit kembali besok dalam Race (2),” tambahnya. (Deni)

GM-helm PARD