Wet Race di Race 1 AP250 ARRC Jepang Bikin Para Rider Muda Jumpalitan, Pembalap 50 Tahun Justru Jawara!

Takahide Tanaka, kalahkan para anak muda | foto : ARRC

BalapMotor.Net – Jalannya race 1 kelas AP250 pada ronde ketiga FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022 di sirkuit Sugo, Jepang siang tadi berlangusung cukup dramatis. Hujan yang turun di salah satu sirkuit legendaris di Jepang ini membuat aspal trek begitu licin.

Rheza Danica Ahrenz (AHRT) menjadi pembalap yang pertama jatuh setelah melewati beberapa tikungan selepas start. Disusul oleh beberapa rider lainnya, termasuk dua rekan setimnya (Adenanta dan Herjun AF). Selain itu, bisa dikatakan hampir 70% peserta pada kelas ini merasakan terjatuh saat race.

LENKA MiniGP SSS Racing

Akhirnya, pembalap 50 tahun asal Jepang yaitu Takahide Tanaka yang tampil lewat jalur wildcard berhasil konsisten di barisan depan. Mbah Tanaka sendiri pastinya sudah lebih paham bagaimana kondisi trek Sugo saat basah, lha dia tuan rumah dan pengalaman balap di sana juga pastinya sudah cukup banyak.

Mbah Tanaka saat finish | foto : ARRC
Aldi Hendra & Topan Sempat Melawan

Aldi Satya Mahendra (YRI) yang start dari grid belakang sempat tampil baik dan memimpin jalannya balapan, namun Aldi yang masih cedera pada tangan kirinya ini terjatuh. Rafid Topan Sucipto dari LFN HP969 juga sempat memberikan perlawanan dan membuntuti mbah Tanaka, tetapi sayangnya Topan yang jagoan di trek basah juga terjatuh.

Yang konsisten dan tidak jatuh sendiri bisa dihitung jari gaes, sebut saja Takahide Tanaka, lalu rekan senegaranya Ryunosuke Nakamur, Piyawat Patoomyos, Rey Ratukore, lalu duet Manual Tech yaitu AM Fadly dan Aiki Iyoshi.

Podium Race 1 AP250

Meskipun banyak yang terjatuh, sebagian besar masih meneruskan balapan meskipun akhirnya harus terkena overlap. Bahkan Rheza Danica masih sempat masuk paddock dan melakukan perbaikan serta ganti ban dan melanjutkan lagi balapan meskipun harus berjarak 3 lap dari sang jawara.

Sementara itu AM Fadly dan Aiki Iyoshi juga harus dioverlap oleh sang jawara karena berjalan pelan. “Kami salah memilih ban untuk balapan hari ini, tetapi tidak apa-apa, kita akan mencoba lagi besok di race 2,” ungkap AM Fadly. Semoga besok balapannya dalam kondisi cuaca yang baik, biar makin seru gitu.

GM-helm VND Racing PARD