Terbukti Kuasai Podium Kelas Utama di Motoprix Malang, Kualitas Knalpot Creampie Terbukti

Sulung Giwa, jawara MP2 pakai Creampie di Z1
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Motoprix Malang 2018 yang berlangsung di sirkuit NP Stadion Kanjuruan pada 28-29 Juli lalu menjadi bukti kualitas knalpot Creampie. Knalpot buatan Yogyakarta ini mampu mendominasi podium juara di kelas seeded MP1 dan MP2.

Jadi para pengisi podium di kelas MP1 dan MP2 Motoprix Malang hampir semuanya menggunakan knalpot Creampie. Sebut saja di kelas MP1 ada nama Wilman Hammar (Yamaha Bahtera) sang juara pertama, disusul Dicky Ersa (ART Yogyakarta) sebagai runner up dan Sulung Giwa (Yamaha Bahtera) di posisi ketiga, semuanya menggunakan knalpot Creampie. Cek hasil lombanya Disini.

NHKhelm

Lalu di kelas MP2, Sulung Giwa (Yamaha Bahtera) sebagai sang jawara, serta Dicky Ersa (ART Yogyakarta) di posisi ketiga juga pakai knalpot Creampie. Ini tentunya menjadi bukti bahwa kualitas dari knalpot buatan home industry di daerah Berbah, Sleman.

Dicky Ersa runner up MP1 pakai Creampie di Sonic

“Alhamdulillah podium di kelas utama menggunakan produk knalpot kami, semoga hasil baik ini berlanjut di seri Tasikmalaya,” ujar Triswahyudi selaku owner dari Creampie Racing Muffler Yogyakarta.

Perlu diketahui juga bahwa Creampie juga terus melakukan riset agar memberikan knalpot balap terbaik. “Kita mencoba terus berinovasi terhadap produk-produk knalpot kita. Kita juga bekerjasama dengan engine builder seperti GDT dan MBKW2, kemarin di Malang kita mencoba knalpot yang dicangkoki megaboom untuk GDT racing.

Nah, buat balap mania yang ingin pacuannya memakai produk dari Creampie, langsung saja pesan di nomor hp 087728562625 (Didik Nurbiantoro) dari PJRM Indonesia selaku agen resmi Creampie. Langsung capcus dan gaspoll. | Luvo/Adv

MX King pakai knalpot Creampie
VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakAHM Pasarkan Honda Super Cub C125, Harganya 55 juta
Artikulli tjetërMeski Ada Peningkatan Performa, Valentino Rossi Anggap Yamaha Masih Butuh Waktu Lebih Banyak Untuk Lakukan Perbaikan
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013