Pengalaman Balap Motocross Bawa Mario SA Tercepat di QTT HDC5, HDC6

Mario SA saat beraksi di ATT kelas HDC6
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Peluang Mario Suryo Aji, pembalap 12 tahun asal Magetan Jawa Timur yang tergabung di tim Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Trijaya untuk menjadi juara umum di kelas HDC6 dan HDC7 semakin tinggi.

Saat ini sendiri, Mario SA merupakan pimpinan klasemen sementara di kelas yang jika di Motoprix merupakan kelas MP5 dan MP6 ini. Nah, di babak kualifikasi tadi, Mario SA sendiri mampu menjadi yang tercepat di kedua kelas tersebut, makanya peluanya cukup besar untuk menjadi juara umum. Tidak hanya di tiga kelas tersebut, Mario juga mampu jadi yang tercepat di babak QTT kelas HDC5 yang merupakan OMR Honda CBR150.

NHKhelm

Mengenai bagaimana Mario SA mampu jadi yang tercepat di ketiga kelas tersebut, Mario mengaku kalau pengalaman dirinya membalap di Motocross cukup berpengaruh untuk menaklukan trek GOR Satria yang didesain penuh tikungan serta ada beberapa bumpy.

Mario SA dan Rudi Hadinata sang owner tim
Mario SA dan Rudi Hadinata sang owner tim

“ Saya mencoba memaksimalkan di beberapa tikungan terutama yang di tikungan berlawanan arah. Di tikungan model tersebut saya merasa lebih enak dan lebih cepat. Ini mungkin karena terbiasa di balapan Motocross,” ujar Mario SA yang pernah runner up Kejurnas Motocross di kelas 50 cc  sebelum balap di road race ini.

Namun meskipun demikian, Mario ternyata mengalami kesulitan di tikungan terakhir. “ Saya masih kesulitan di tikungan terakhir mas, di tikungan tersebut masih belum maksimal saya,” tambah Mario SA yang menargetkan juara umum di kedua kelas ini. So, kita tunggu saja update race besok hanya di BalapMotor.Net. [luvo]hdc-7-qtt hasil-qtt-hdc6

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakHasil Kualifikasi Grand Final TECHNOMART PIKOLI KYT FAKTA JABAR Round 4 2016
Artikulli tjetërAbsen di Final Kejurnas Drag Bike, Sabrina Sameh Ngaspal di Karawang
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013