Porkot Tangsel : Hendra Axo Jadi Raja di Kelas Raja

LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Hendra Axo menjadi Raja dikelas Raja di ajang balap motor Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Tangerang Selatan 2016 (20/10) di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Hendra Axo mampu menjadi juara di kelas RX King dan Sport 2T 150cc Open menggunakan motor 2T milik Yamaha tersebut.

Memang, kelas khusus RX King sering disebut kelas para raja. Oleh sebab itu, pantas bahwa pada gelaran PORKOT kemarin Hendra Axo menyandang predikat Raja. Karena pembalap muda berbakat itu berhasil menjadi juara di kelas RX KING 140 cc. Rasa bangga dan senang dirasakan setelah menjadi juara di kelas Raja. Keberhasilan dirinya untuk menjadi jawara di kelas 2T tidak luput dari kerja keras tim yang ia bela.

NHKhelm
hendra2
Hendra Axo menjadi Raja dikelas Raja

“ Untuk event hari ini lumayan rame lah. Alhamdulillah karena kerja sama bareng bareng bisa jadi best time lah di event PORKOT. Untuk motor di sini (PORKOT) sama dengan setingan di Sentul. Kalau di sini kita perlukan fisik yang bagus . Alhamdullilah ya saya bisa menjadi Raja di kelas Raja,” ujar Hendra Axo saat ditemui langsung BalapMotor.Net.

Axo sendiri tidak mudah untuk mendapat hasil tersebut. Tekanan demi tekanan kala itu didapat ketika lawan lawannya sama sama tidak mau kalah. Terlebih dari pembalap pembalap senior yang star satu kelas bersamanya. Beberapa nama menjadikan dia sebagai tekanan berat ketika balapan.

hendra1
Hendra Axo dengan Kuda Besi milik BECHA 234 PENYOK

“ Alhamdullilah tadi saya stard di posisi ke 5 tapi bisa selesaikan balapan di posisi pertama. Tapi untuk mendapat hasil ini tidak mudah. Para peserta memberi perlawanan keras. Seperti Kocek, Bram, Arief Budiono yang merupakan pembalap senior. Mereka sangat memberi tekanan yang berat. Ini menjadikan salah satu kesulitannya. Karena mereka lebih senior dan memiliki jam terbang yang lebih banyak dari saya,” tutup Hendra Axo. [dewa]

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakHasil Kualifikasi Kejurnas Motoprix Solo 2016
Artikulli tjetërBan Baru, Michelin Power RS Diperkenalkan Di GP Australia
Mahasiswa UIN Jakarta dari Tangerang Selatan yang hobi otomotif khususnya balap roda dua.