BalapMotor.Net – Pabrikan KTM tersenyum lebar setelah memimpin klasemen sementara MotoGP setelah seri pembuka di Chang Internasional Circuit, Thailand.
Lakonnya Pedro Acosta, yang finis di posisi pertama dan kedua dalam dua balapan. Rekannya Brad Binder juga tampil cukup impresif di barisan depan.

Namun, hasil berbeda didapatkan tim satelit mereka, Red Bull KTM Tech3. Duo pembalap Maverick Vinales dan Enea Bastianini tak bisa berbuat banyak.
Bahkan saat sprint race, mereka finis terbelakang. Hasil itu pun membuat manager tim geram dan begitu kesal dengan torehan ini. Apa lagi, spek pacuan sama dengan Acosta.

”Segera setelah balapan pada hari Minggu, saya benar-benar marah dan kesal. Tidak ada cara lain untuk menggambarkannya ketika Anda tidak memiliki penjelasan untuk apa yang baru saja terjadi,” kata Nicolas Goyon.
”Saya tidak bisa menjelaskan kepada Günther Steiner mengapa motor yang sama berada di depan pada satu waktu dan di belakang pada waktu berikutnya.” keluh manager tim Tech3 tersebut.

Ia pun tersadar, kalau faktor pembalap menjadi pembedanya. Bukan soal motor karena mesin dan settingan sudah serupa.
“Yang pasti, seperti yang sudah diketahui, di MotoGP, pembalap adalah faktor penentu. Saya memperkirakan 70 persen berada di tangan pembalap dan 30 persen di motornya,” jelasnya. (**)






























































