BalapMotor.Net – Satria Handika, pembalap muda asal Wonosobo, Jawa Tengah, menutup musim 2025 dengan catatan manis di ajang Superchallenge Superprix. Fokus turun di kategori Supermoto bersama tim PRB107, Satria sukses mengamankan gelar Juara Umum Supermoto Trail 180 Junior dengan total 82 poin, unggul tipis dari M Zidan Deo yang mengemas 79 poin.
Meski tidak mendapatkan hasil maksimal pada ronde final di Boyolali, posisi poin Satria sudah aman. “Untuk poinnya memang sudah aman, jadi asal finish saja dan cari aman saja mas,” ungkap Satria yang sempat memimpin jalannya race.
Tak berhenti di kelas Junior, Satria juga menunjukkan kemampuan apik di kategori Supermoto Trail 180cc Open. Menggeber motor racikan engine builder Jeruk Nipis Manteb (Bogor), ia berhasil mengunci posisi ketiga klasemen akhir, berada tepat di belakang duet Salim Brother yang menguasai posisi 1 dan 2.

“Alhamdulillah banget atas hasil di musim ini, semoga di musim depan bisa terus mempertahankan hasil ini,” ujar Satria.
Baca Juga : Klasemen Akhir Superchallenge Superprix 2025
Di balik performa impresif Satria, ada peran sang kakak, Praba Adi Pudyastawa, mantan pembalap sekaligus owner PRB107, yang selalu mendampingi. Praba menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus mengembangkan potensi di balap Supermoto.
“Kedepannya kita sepertinya akan tetap fokus di balap Supermoto. Selain itu mungkin saya kembali ikutan juga balap di Mandalika kelas komunitas mas,” jelas Praba. Patut ditunggu kejutan dari Satria dan PRB107 di musim balap berikutnya. (**)






























































