Dengan 10 Rider, Ocktane Racing School Bandung Serbu Final LENKA MiniGP

Pasukan Ocktane Racing School
LENKA MiniGPSSS Racing

BalapMotor.Net – Sekolah balap dari Bandung yaitu Ocktane Racing School bakalan ikut meramaikan kembali gelaran LENKA MiniGP Cup Prix yang pada akhir pekan ini (20/11) menjadi gelaran penutup atau final round.

Ocktane Racing School sendiri bakalan memboyong 10 pembalap cilik berbakat untuk bertanding dan tentunya menambah jam terbang mereka di event pocket bike satu-satunya tahun ini yang digelar di Indonesia.

NHKhelm

“Jadi kita tentunya akan ikut meramaikan Final LENKA MiniGP mas. Total kita ada 10 pembalap, Arkana Ocktane, Mikaleno, Kenzio, Abyan, Danish, Fajar, Diesel Kelana, Rakha, Gibran dan satu rider cewek Hanin,” terang Arie Ocktane selaku mentor Ocktane Racing School.

Aksi Mikaleno dan Kenzio

Perlu diketahui juga bahwa 2 rider Ocktane Racing School sendiri bakalan membela tim LENKA Factory Racing Team di final nanti. “Jadi Arkana dan Mikaleno sendiri gabung di LENKA Factory mas,” tambah Arie Ocktane

Membahas mengenai kesiapan dari anak-anak Ocktane Racing School, Arie Ocktane mengatakan bahwa mereka menjalani sesi latihan yang lebih series guna menghadapi balapan akhir pekan ini.

Arie Ocktane saat memberikan mentorin kepada para muridnya

“Jam latihan dan harinya ditambah lagi mas. Lalu fisik lebih digenjot karena di seri akhir pasti bakalan lebih ekstra habis-habisan dan lebih fight, jadi fisik anak-anak ditambah lagi,” ungkap Arie Ocktane.

Perlu diketahui juga bahwa untuk para murid Ocktane Racing School sendiri ada tiga rider yang sedang mengejar poin di klasemen. Arkana Ocktane mengejar klasemen di Pro, lalu Mikaleno dan Kenzio pada kelas Beginner. Wah bakalan seru pastinya nih. (***)

VND RacingVND RacingPARDPremium
Artikulli paraprakFrits Yohanes Setuju Oneprix Digelar di Luar Jawa Asalkan…
Artikulli tjetërDrag Bike Aceh Championship Siap Digelar Akhir Pekan Ini, Daftar Dan Nonton Gratis!
Pimpinan redaksi di BalapMotor.Net yang gila balap sejak kecil dan mulai menjadi jurnalis balap sejak 2013