GP Catalunya 2017: Marquez Puas, Namun Merasa Tertekan Sebelum Balapan

GP Catalunya 2017: Marquez Puas, Namun Merasa Tertekan Sebelum Balapan
Marquez rasakan tekanan saat balapan di GP Catalunya | foto: motorsport

BalapMotor.Net – Juara bertahan MotoGP Marc Marquez balapan di Barcelona itu penuh dengan tekanan, apalagi setelah alami crash lima kali sebelum balapan akhir pekan kemarin. Pembalap Honda, alami crash empat kali saat sesi Free Practice, namun dibayar lunas dengan penampilan yang bagus saat balapan.

Marc Marquez berhasil menyelesaikan 25 lap, dan finish sebagai runner-up, tertinggal 3,5detik dari pembalap Ducati Andrea Dovizioso yang berhasil keluar jadi pemenangnya. “Jujur, sebelum balapan saya merasakan tekanan lebih dari pada saat saya sedang berjuang meraih gelar juara di balapan terakhir,” kata Marc Marquez kepada BT Sport.

“Setelah lima kali crash sepanjang. Itu sangat sulit, apalagi jika saya tidak bisa sampai garis finish, semua orang, wartawan dan juga jurnalis tentu akan memberikan tekanan kepada saya. Yang terpenting Anda harus buat buat perbedaan, dalam situasi seperti ini. Anda harus tetap kuat, dan menjaga gaya Anda. Saya berhati-hati saat balapan, tapi saya menekan seperti biasa,” tambahnya.

Yamaha

Marc Marquez mengaku puas dengan apa yang diraih oleh Repsol Honda pada GP Catalunya, dimana rekan setimnya Dani Pedrosa berhasil tempati urutan ketiga meski sempat memimpin jalannya balapan karena masih kalah cepat dengan motor milik Dovi.

“Saya berkendara cukup halus untuk gaya balap saya, dan dalam situasi grip yang rendah, Dani paling terbaik. Hari ini, saya akan meniru racing line Dani dan lalu menekan. Saya akan melakukan gaya balap saya untuk beberapa lap berikutnya,” terangnya.

Hasil ini membuat Marc Marquez terus memangkas defisit poin dari Maverick Vinales yang berada di puncak klasemen, kini jaraknya menjadi 23 poin saja. Dan hasil buruk yang diraih oleh Yamaha di GP Catalunya, membuat posisi Vinales di puncak klasemen mulai tidak aman, karena para rival mulai memberikan terkanan.

“Ini benar-benar naik turun. Positifnya Yamaha juga memiliki beberapa sirkuit di mana mereka kesulitan. Namun kami kesulitan di banyak sirkuit dibanding mereka. Kami harus tetap menekan, karena ketika saya mulai merasa ada feeling dengan bagian depan, saya akan sangat kuat,” tuturnya. (Deni)

SSS Racing GM-helm